![]() |
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu kebutuhan pangan,"ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Adang S.
Dinkes bersama laboratorium kesehatan daerah (Lebak) mengambil beberapa sampel makanan, sampel yang diambil seperti ikan basah, ikan kering, daging ayam, dan beberapa bahan makanan lainnya, seperti tahu tempe yang nantinya akan di serahkan ke bagian tim pemeriksaan labotarium, Selanjutnya kami juga akan periksa bahan bahan makanan, ujarnya.
Adapun hasil uji sample, "jika ada pedagang yang menjual yang terbukti menjual bahan makanan mengandung zat berbahaya, maka akan diberikan sanksi tegas dari Dinas Teknis."
Dinkes akan rutin melakukan pemantauan makanan yang akan dikonsumsi warga, mengantisipasi adanya pencampuran makanan dengan bahan pengawet berbahaya. (tik)