
SuaraAktual | Pekanbaru - Mekipun harga BBM mengalami penurunan dari kisaran harga Rp. 8500 menjadi Rp.7600 hingga kini menjadi Rp.6600 yang sempat menjadi pemicu kenaikan semua jenis makanan pokok yang sempat melambung tinggi bukan nya ikut turun seperti harga sebelum BBM mengalami kenaikan.
Seperti harga beras,cabe, daging sudah mengalami penurunan meskipun tidak seperti harga semula tetapi harga telor ayam sebelumnya Rp.30 ribu menjadi Rp.38 ribu sampai sekarang blum mengalami penurunan seiring turunya harga BBM.
Salah seorang ibu rumah tangga YULYANA Sewaktu dijumpai suaraaktual . Com disalah satu pasar kota pekanbaru riau dia mengeluh sangat menyangkan sistim kinerja pemerintah saat ini yang lambat menanggapi hal tersebut atau bagai mana?..
Dia menegaskan kepada pemerintah mengingat tugas kerjanya, pemerintah harus cepat merespon tanggap dengan persoalan ini, '' BBM kan sudah turun koq masih banyak harga makanan Pokok belum turun'' Ujarnya terlihat mengeluh.
khusus dari pemerintah yang bersangkutan seperti Desprindag bukan hanya berbicara penurunan saja tetapi mungkih harus dilakukan dengan sidag, langsung turun kelapangan, kepasar - pasar melihat bagai mana baiknya, demi menciptakan ke stabilan harga yang pantas untuk sekarang seiring turun nya harga BBM
Karena bahan makanan pokok ini sangat rentan terhadan perekonomian masyarakat yang dibutuhkan sehari-hari. berkaitan dengan mata pencarian masyarakat yang berpariasi ada perekonomian nya menengah keatas dan menengah kebawan bahkan masyarakat miskin dengan berbeda- beda mata pencarianya.di harapkan Pemerintah melalui Desperindak Secepatnya turun langsung ke lapangan memantau ke Pasar terkait harga yang masih tinggi(liputan Miko )