SUARAaktual.co - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pelalawan bersama Polri dan TNI lakukan Razia di sekitaran komplek perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci, dan berhasil mengamankan 40 orang remaja beserta sepeda motor, sabtu (4/11/2017) malam.
Razia ini dilakukan atas laporan warga sekitar yang mengaku resah dengan aksi para remaja yang kerap menjadikan jalan disekitaran komplek menjadi tempat ajang balap liar yang menyebabkan terganggunya pengguna jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan khususnya dimalam hari.
"Ya, malam tadi sekitar pukul 23.00 wib Satpol PP bersama Polri dan TNI melakukan penertiban balap liar di seputaran komplek bhakti praja atas laporan warga yang mengaku resah dengan aksi-aksi yang mengganggu ketertiban lalu lintas tersebut" ungkap Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan melalui Kasi Penertiban, Sofyan M.H, minggu (5/11/2017) siang.
"Alhasil dari razia yang dilakukan tadi malam, kita berhasil mengamankan sebanyak 40 orang remaja beserta sepeda motor tunggangannya dan langsung dibawa ke Mapolres Pelalawan guna proses lebih lanjut" lanjutnya.
Personil gabungan yang turun melakukan razia pada malam tersebut berkisar 70 orang personil yang terdiri dari Satpol PP, Polri, dan TNI. " ada sekitar 70 orang anggota gabungan yang turun malam tadi, mengingat situasi disetiap malam minggu di perkantoran bhakti praja sangat lah ramai" ujar Sofian.
Sofyan juga mengungkapkan pihaknya terkadang kewalahan menertipkan para remaja yang berkumpul yang lakukan aksi balap liar. "tak jarang kita juga kerap kewalahan melakukan penertiban khususnya pada malam minggu karena sangat ramai sekali ramaja yang berkumpul disana, aksi kejar-kejaran dengan petugas pun tak terhindarkan". terang Sofian.
Untuk Satpol PP yang bertugas pada malam hari itu dipimpin oleh kabid ops tibum dan tranmas, Taswir. S. Sos dan Kasi penertiban sofyan. M.H.
Sofian berharap kiranya razia gabungan seperti ini bisa terus berkelanjutan. "tentunya kami berharap agar penertiban gabungan ini berlanjut terus kalau bisa diadakan 2 kali dalam sebulan sehingga membuat membuat mereka jera dan tidak ada lagi aksi-aksi balap liar yang menggangu ketertiban lalu lintas dan menjadikan situasi menjadi aman dan tidak membuat masyarakat resah lagi". Tutupnya.
(Apriel Ruzman)