SUARAaktual.com | Pekanbaru – Terkait adanya beberapa pihak sekolah yang melakukan pungutan biaya tambahan uang Les dan pembayaran iuran uang perpustakaan Dinas Pendidikan Porovinsi Riau menanggapi atas terkai masalah peraturan pendidikan di Provinsi Riau yang berbunyi dalam pasal 181 huruf B pendidik dan tenaga kependidikan baik perseorangan maupun kolektif dilarang memungut biaya dalam memberikan bimbingan belajar atau les kepada peserta didik di satuan pendidikan dan tidak di benarkan untuk menggunakan dana(BSM) yaitu dana bantuan siswa miskin karena itu di peruntukan untuk siswa tersebut dan tidak bisa digunakan oleh pihak sekolah atau manapun,kata Kadisdik Riau DR.H.Kamsol di kantornya (24/08/16).
Kadisdik Provinsi Riau DR.H.Kamsol menegaskan Untuk punguta uang perpustakaan dan uang les itu tidak ada dan tidak di benarkan apa lagi untuk iuran prrbulan tapi kalau orang tua menyumbangkan untuk anaknya dan tujuannya untuk perpustakaan sekolah itu tidak masalah tapi pihak sekolah juga harus mengikuti peraturan yang ada dan pihak sekolah tidak dibenarkan untuk memungut uang apapun dari siswa apapun namanya itu kecuali telah ada kemufakatan oleh komite dan komite pun harus melihat siswanya juga dan tidak di perbolehkan untuk menyamakan semua siswa dan itu harus dilihat oleh pihak komite kondisi orang tua dan catatan tidak memberatkan orang tua siswa tersebut itupun yang mengelolah hanyalah komite tidak boleh pihak sekolah,tegas Kamsol
Tetapi semua peraturan itu telah di langgar oleh beberapa sekolah di Provinsi Riau yang mana telah terjadi pungutan liar di lingkup sekolah tersebut.
Di akhir penjelasan Kadisdik Provinsi Riau,pihaknya akan menindak tegas pihak sekolah yang benar melakukan pungutan uang les maupun uang Perpustakaan di sekolah kita akan menindaknya,tutup Kamsol.
Editor : Amex
Liputan : Rendy