SUARAaktual.com | Kabupaten Kampar - DBD atau demam berdarah dengue kembali menyerang warga desa Pandau Jaya, kecamatan Siak Hulu, kabupaten Kampar, sekitar 6 juli 2015 yang lalu.
Sedikitnya tujuh warga desa ini dilarikan kerumah sakit dikarenakan demam tinggi yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk aedis aegipty tersebut.
Ketujuh korban atau suspect terdiri dari satu orang anak-anak dan enam orang dewasa, kesemuanya telah dirawat di Rumah sakit Petala Bumi dan Awal Bross.
Tapi ironinya belum ada tindakan konkret yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Seperti dikeluhkan kepala desa Pandu Jaya H. Marwas, melalui sekretaris desa Ahmad SAg, Senin (27/07/15), mereka menyesalkan lambannya kinerja dinas terkait dalam membantu warganya yang terserang wabah DBD tersebut.
Belum lagi mengenai sosialisasi dan pencegahan meluasnya wabah DBD, seperti fogging sama sekali tidak pernah mendapat perhatian, selama ini mereka hanya mengandalkan gotong royong dan swadaya masyarakat.
"Belum ada bantuan dari dinas terkait pak, kalau fogging kami dari swadaya dan gotong royong," ungkapnya kesal.
Ketika ditanyai tentang koordinasi dengan kepala Puskesmas setempat, Sekdes dengan tegas juga mengatakan Surat dari pihak desa dari tanggal 14 Juni hingga kini tidak ada respon dan pihak Desa hingga kini tidak pernah berkoordinasi,Tutupnya. (Liputan Adek Hrp)