Ceramah Didepan Puluhan Ribu Umat Islam Sidimpuan, UAS : Terima Uangnya Jangan Pilih Orangnya

/ Selasa, 09 April 2019 / 12.27 WIB
Lautan umat muslim kota Padangsidimpuan dan sekitarnya y ang diperkirakan belasan ribu orang menghadiri Isra' Mi'raj 1440 H bersama UAS, Senin 8 April 2019. (Foto its) 

SUARAaktual.co | P.Sidimpuan,Sumut - 
Animo masyarakat, khususnya umat Islam kota Padangsidimpuan dan sekitarnya menghadiri Isra' Mi'raj 1440 H bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, MA (UAS) sangat tinggi, Senin 8 April 2019 mlam.

Sekira belasan ribu Ribuan warga tumpah ruah memadati Halaman Bolak Padang Nadimpu pusat kota Padangsidimpuan sejak sore untuk mendengarkan tausiah penceramah kondang, UAS sapaan akrabnya.

Isra' Mi'raj diprakarasi Pimpinan Yayasan Ponpes Al-Musthafawiyah Purba Baru, Harun Musthafawiyah, dimulai pukul 20.00 Wib. Hanya saja, sejak siang hari animo masyarakat untuk bertatap muka dan mendengarkan tausyiah Ustadz sejuta viewer ini begitu kuat.

Dalam tausyiahnya UAS menyebut makna Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa. Pada intinya merupakan perintah Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk senantiasa menyemarakkan mesjid.

"Pertama kali saya berkunjung ke Padangsidimpuan, acara dibuat di mesjid. Namun, saat itu kapasitas mesjid tak mampu menampung ribuan jamaah," kata UAS yang menilai kemungkinan hal ini yang membuat pihak panitia menetapkan acara digelar ditempat terbuka.

UAS mengatakan, bermacam ragam faktor penyebab kelompok masyarakat memutuskan berkumpul beramai-ramai. Ada karena pertandingan sepakbola, sebagian karena ingin menyaksikan penampilan artis berpakaian minim, dan ada juga akibat diiming-imingi pembagian sembako maupun duit.

"Pak Wali, mereka ini datang di absen tadi," tanya UAS kearah Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, disambut gemuruh tawa para jamaah, seraya dikisahkan UAS soalnya dulu dirinya pernah mengisi tausyiah disebuah daerah disesaki jamaah, yang ternyata diabsen oleh pemda setempat.

Sedangkan warga Padangsidimpuan, UAS berkeyakinan, murni datang karena kecintaan terhadap syiar agama, semua berhadir karena Lailahaillallah. Dan itu dikuatkan meskipun cuaca tengah dilanda hujan gerimis, jamaah seolah tak bergeming dari posisinya masing-masing.

Hiruk pikuk pesta demokrasi juga tak luput dari sorotan UAS. Secara khusus ia berpesan kepada jamaah untuk tidak menyianyiakan hak suara alias golput. Masyarakat dituntut harus lebih selektif dalam menentukan pilihan, mengenali siapa figur yang akan dipilih, pilihlah pemimpin yang memuliakan ulama.

"Hindari politik uang. Kalaupun itu terjadi, terima uangnya dan jangan pilih orangnya. Soal uang yang diterima infakkan ke mesjid, dan janganlah pula dipergunakan," imbau UAS mengundang kembali gelak tawa para jamaah seolah tak menampik hal itu berpotensi terjadi.

Dipenghujung tausyiah UAS memimpin langsung doa bersama. Memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar negeri ini diberikan pemimpin yang amanah dan mampu mempersatukan anak bangsa. Berharap semoga Indonesia menjadi baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.

Sebelum tausyiah turut memberikan sambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Dan dihadiri Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution dan Arwin Siregar.

Selanjutnya, juga hadir dalam acara Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Akbar Novrizal Yusananto, Tokoh Pemuda Rusydi Nasution, serta pengurus Front Pembela Islam (FPI) Padangsidimpuan.

(DP.003)
Komentar Anda

Terkini: