Alokasi Dana Desa Kepenghuluan Bangko Pusaka Disinyalir Tak Tepat Sasaran

/ Rabu, 05 Oktober 2016 / 22.00 WIB
SUARAaktual‎.‎com ‎| Kabupaten Rohil - ‎ Sepertinya penggunaan alokasi dana desa (ADD) yang di duga tidak tepat sasaran di sejumlah wilayah Kabupaten Rokan hilir  ( ROHIL ) terus bermunculan. Akibatnya, berbagai pihak mulai melaporkan dugaan penyelewengan dana ADD kepada pihak penegak hukum. Karena terdapat penyelewengan sejumlah dana yang menguntungkan bagi diri sendiri

Tidak hanya itu saja, sejumlah alokasi dana ADD, banyak disalah gunakan dan tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang  telah direncanakan bahkan hanya tertera didalam laporan pekerja jasa laporan pertanggung jawaban realisasi pelaksanan APBKEP pemerintahan penghuluan bangko pusaka tahun anngaran 2015 ,  akan tetapi tidak terealisasi secara nyata  dari berbagai permasalahan itu, muncul dari kalangan pemuda dan sejumlah masyarakat yang peduli terhadap desa mereka yang telah lama tertinggal dan jarang disentuh oleh pembangunan  pemerintah khusnya pemerintah kabupaten rokan hilir.
 
Sejumlah  pemuda dan masyarakat merasa kecewa karena desa bangko pusaka kecamatan bangko pusako kabupaten rokan hilir tersebut mendapatakan kucuran dana ADD dari kementrian itu yang lumayan besar hingga meliaran rupiah tetapi tidak terialisasi dan tersrap dengan baik .
 
Tentunya hal ini sangat disayangkan oleh masyarakat desa bangko pusaka , kecamatan pusako , kabupaten Rokan Hilir  ( ROHIL )  karena kepala desa (KADES ) , dianggap tidak bijak terhadap pengelolaan  dana ADD tersebut banyak permasalahan yang muncul , dari pembuatan pembangunan, serta biaya upah pembiayaan untuk kegiatan PLN yang dikerjakan langsung oleh masyarakat,  bantuan organisasi kepemudaan dan kegiatan masyarakat hansip serta kegiatan keagamaan diduga dianggap tidak sesui dengan prosedur dan sejumlah dana yang dikucurkan oleh kepala desa bangko pusaka beserta tim khusu atau disebut tim pelaksana kerja ( TPK ) terhadap masing masing program pembangunan dengan menggunakan dana ADD tersebut .
 
 warga masyarakat  M TOHIR  dan KAPRIADI yang mewakili sejumlah masyarakat Desa Bangko pusaka , Kecamatan, Bangko Pusako , Kabupaten Rokan Hilir saat di konfirmasi oleh beberapa media Pihaknya sangat  menyayangkan atas kebijakan yang dilakukan oleh Kepala Desa Bangko Pusako dan juga staf nya , sewaktu warga masyarakat dan pemuda Desa Bangko Pusaka menanyakan terkait pembanguna sumur air bersih yang tidak kunjung selesai dan sejumlah organisasi kepemudaan seperti karang taruna yang diberikan bantuan tidak sesuai dengan aturan dan tata cara suatu orgnisasi melaikan dana tersebut diberikan kepada orang yang tidak tepat sasaran yang sekarang tidak jelas keberadaan dana itu kemana .Katanya
 
M .TOHIR , KAPRIADI yang mewakili masyarakat merasa sangat kecewa  tindakan yang dilakukan oleh kaur umum desa SOFYAN  juga bendahara ROMI SATRIA   Desa kepenghuluan bangko pusaka , kecamatan bangko pusako , kabupaten rokan hilir , sempat melontarkan kata-kata menantang dengan mengatakan laporkan saja kami tidak takut kami makan uang itu. Tindakan seperti itu dianggap tidak layak untuk dijadikan pejabat publik yang mana tugas dan pungsinya untuk melayani masyarakat .terangnya
 
Sewaktu dilakukan konfir masi ulang oleh salah satu tim liputan RIAU ANTARA .COM   dan SUARA AKTUAL kepada kepenghuluan bangko pusaka ALFIAN , terkait penggunaan dana ADD dan peruntukan pembangunanya  diakui banyak terdapat kesalahan dan ada sejumlah pembanguna yang belum terealisasi, dengan pernyataan tersebut penghulu bangko posaka siap mempertanggunag jawaban atas kecerobohan dan kesalaha yang telah dilakukanya .
 
 Penghulu Desa Bangko Pusaka  ALFIAN, juga tidak tahu kapan akan dirundingkan  atau didudukan  permasalahan penyelewengan dana  ( ADD )  tersebut  terhadap tim yang telah dibentuk , tim pelaksana kerja (  TPK  )  dan masyarakat , ALFIAN   selaku penghulu desa bangko pusaka mengucapkan hanya ALLAH lah yang tahu tutupnya. 

Liputan : Tim‎

Komentar Anda

Terkini: